Mungkin kita pernah menjumpai seseorang yang sudah memiliki usaha, namun tidak kaya-kaya. Hal ini terjadi bukan karena faktor lingkungan, namun terjadi karena diri sendiri. Karena kebanyakan orang yang sudah membuka bisnis beranggapan bahwa keuntungan yang didapatkan bisa dibelanjakan sesuka hati untuk kepentingan pribadi. Inilah yang menjadi kesalahan, maka dari itu ketika sudah memulai bisnis penting untuk memisahkan antara uang pribadi dengan uang bisnis.

Cobalah hidup dengan sederhana dan buang jauh-jauh anggapan bahwa seorang pengusaha harus hidup dengan mewah dan berkecukupan. Apalagi jika Anda masih membuka  peluang usaha tersebut masih terbilang minim, maka perlu pengelolaan uang dengan tepat agar uang bisnis tidak habis untuk kepentingan pribadi. Nah, pada ulasan kali ini ada beberapa tips mudah. Diharapkan tips ini bisa membantu Anda memudahkan untuk memisahkan uang usaha dengan uang pribadi.

Tips Memisahkan Uang Bisnis dengan Uang Pribadi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa penting sekali untuk memisahkan uang pribadi dengan uang bisnis, agar nanti jika bisnis membutuhkan uang secara tiba-tiba keuntungan tidak habis untuk keperluan pribadi. Hal ini memang sulit untuk dilakukan apalagi jika usaha yang dilakukan masih kecil. Nah, untuk itu simak tips-tips mudah memisahkan uang bisnis dengan uang pribadi sebagaimana berikut.

  • Pakai catatan yang jelas

Lalai dalam mengatur keuangan memang menjadi penyakit yang sering terjadi pada seorang pengusaha, baik itu usaha sampingan. Penyakit ini terjadi karena manajemen waktu yang kurang baik ketika perputaran uang tinggi. Bahkan ketika bisnis sedang sibuk, pelaku usaha tidak melakukan proses pencatatan keluar masuk uang dengan baik.

  • Gunakan software akuntansi

Meskipun bisnis yang Anda miliki masih terbilang kecil, tidak ada salahnya jika Anda mencoba membeli software akuntansi atau mengutak-ngatik dengan Microsoft Excel. Hal ini penting untuk dilakukan agar proses pencatatan bisa dilakukan dengan lebih mudah dan tersusun rapi dengan memanfaatkan sistem Microsoft Excel atau software akuntansi. Dengan sistem tersebut,  Anda bisa lebih menghemat waktu sehingga lebih efisien untuk melakukan perhitungan pemasukan dan pengeluaran keuangan dalam bisnis.

  • Lakukan evaluasi mingguan dan bulanan

Fokus dalam menjalankan sebuah bisnis memang diperlukan agar bisnis yang dijalankan bisa mencapai target yang telah ditentukan. Bentuk fokusnya seorang pemilik bisnis yaitu dengan melakukan evaluasi secara rutin baik mingguan atau bulanan. Manfaat dari adanya evaluasi secara rutin ini bisa membantu Anda untuk merubah atau meneruskan keputusan yang telah diambil sebelumnya. Misalnya jika konsep bisnis yang selama ini dijalankan berhasil, Anda bisa mengembangkannya dan sebaliknya jika tidak maka Anda bisa merubahnya.

Membuat 2 rekening

Memiliki usaha sampingan dan peluang usaha tidak menjamin kita berhasil dalam menjalankannya, karena kebanyakan orang terlalu lalai dalam mengelola keuangan sehingga mencampurkan antara keuangan pribadi dengan keuangan bisnis. Cara agar uang bisnis tidak tercampur dengan uang pribadi yaitu menggunakan dua rekening, sehingga uang usaha dan uang pribadi bisa terpisahkan dengan aman. Untuk mengambil keuntungan agar bisa dimasukkan ke uang pribadi tidak perlu terlalu banyak, alangkah baiknya jika disesuaikan dengan yang didapatkan dan sesuai kebutuhan bisnis.

Segera kurangi saldo di rekening uang pribadi

Tips terakhir dalam memisahkan uang pribadi dengan uang bisnis yaitu segera kurangi saldo di rekening pribadi. Jika uang tersebut meningkat gunakan kelebihan uang tersebut untuk beralih ke benda-benda yang memiliki harga tetap, bahkan bisa bertambah setiap tahunnya. Seperti membeli emas, selain itu Anda juga bisa menggunakannya untuk membeli tanah. Cara ini tepat sekali untuk dilakukan agar uang simpanan tidak habis dengan sia-sia. Jangan mudah tergoda dengan pembisnis lainnya yang memilih hidup mewah, karena jika hal tersebut terus dilakukan bisa berakibat buruk. Apalagi bisnis yang dijalankan tersebut masih terbilang kecil dan masih dalam proses perkembangan.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk memisahkan uang pribadi dengan uang bisnis lebih mudah. Hal ini perlu dilakukan agar keuntungan yang dihasilkan tidak habis dengan sia-sia dan bisa digunakan untuk perkembangan bisnis.